10 PENYEBAB (SPELE) KEPALA CENAT-CENUT

Senin, 21 Januari 2013

10 PENYEBAB (SPELE) KEPALA CENAT-CENUT
1.       STRES
       Saat stres, tubuh dipenuhi unsur kimiawi pemicu stres, seperti adrenalin. Sebaliknya, unsur kimiawi yang menenangkan tubuh seperti endorfin akan berkurang. Akibatnya batas ambang rasa sakit menurun dan kita lebih mudah sakit kepala. Sakit kepala akibat stres biasanya diawali dengan rasa sakit di belakang kepala, merambat ke depan, hingga akhirnya kedua sisi kepala.
2.       SALAH POSTUR
     Posisi kepala dan bahu yang telalu “tertarik” bisa membuat otot di sekitar leher maupun otot di sekitar tengkorang kepala dan tulang punggung menjadi tegang. Misalnya, duduk dengan bahu membungkuk, duduk tanpa sandaran, punggung melengkung, kebiasaan menerima telpon dengan menjepitnya diantara bahu dan kuping, atau berada dalam satu posisi terlalu lama. Otot leher yang tegang (kontraksi) menekan saraf-saraf di leher dan kepala, sehingga menyebabkan kontraksi yang memicu sakit kepala.
3.       DEHIDRASI
     Minimnya air dalam darah akan menyebabkan darah menjadi semakin pekat, sehingga aliran ketubuh bagian atas terhambat. Akibatnya, timbul sakit kepala. Dehidrasi terjadi saat cairan yang dikeluarkan oleh tubuh melalui urine dan keringat tidak seimbang dengan asupan yang masuk. Rasa haus atau tenggorokan kering merupakan alarm tubuh yang menandakan kita mengalami gelaja dehidrasi.
4.       FILM 3D 
     Film dengan teknologi Tiga Dimensi (3D) bisa menyebabkan ketegangan pada mata karena ilusi yang dilihat pada film 3D tidak dipilah dengan cara yang sama antara otak dengan mata. Akibatnya otak bekerja lebih keras, pada sebagian orang dapat menyebabkan sakit kepala.
5.       AROMA PARFUM
    Parfum, lem, obat nyamuk, kamper, cat basah, cairan pembersih kuku, apapun yang aromanya menyengat dapat merangsang sitem saraf yang memicu sakit kepala.
6.       KURANG TIDUR
       Rata-rata kebutuhan tidur manusia dewasa kurang lebih 7-8 jam per hari. Jika kurang dari itu peredaran darah bisa turun, sehingga peredaran darah kekepala tidak lancar (tersumbat).
7.       ROKOK
      Kandungan nikotin pada rokok dapat menyebabkan pembulu darah ke otak menyempit sehingga aliran darah ke otak berkurang. Hukum ini berlaku bukan hanya untuk perokok aktif, tetapi juga perokok pasif yang ikutan mengihup asap rokok.
8.  AKSESORIS RAMBUT                                                                                                        
         Jepit rambut, bando, topi yang sempit, ataupun mengikat rambut terlalu kencang bisa menyebabkan saraf di darah kepala menegang. Kondisi itu menjadi penyebab sakit kepala. 
     9.     PERUBAHAN HORMON
           Naik-turunya kadar esterogen, misalnya pas menstruasi, bisa memicu sakit kepala pada kita yang memiliki sejarah migrain.
 10. SKIP JAM MAKAN
     Perut kosong dapat menurunkan gula darah, tapi bukan berarti bisa “diobati” dengan mengonsumsi makanan manis seperti permen. Pascalnya, gula dari makanan manis akan membuat gula darah melambung untuk kemudian turun lebih rendah. Naik-turun gula darah justru akan memperparah sakit kepala.      




      

0 komentar:

Posting Komentar